Science Writing, Writing in Science
Review kali ini masih nyambung sama buku Randy Olson kemarin, tentang komunikasi sains. Tapi kali ini saya akan membahas beberapa buku sekaligus dengan topik menulis di bidang sains TAPI tidak khusus untuk ilmuwan, melainkan untuk siapa saja yang tertarik menulis tentang sains.
Sebetulnya agak susah nyari buku tentang science writing karena istilahnya overlap dengan scientific writing. Banyak buku science writing yang ditujukan untuk ilmuwan tentang bagaimana menulis paper riset untuk dimasukkan ke jurnal ilmiah atau untuk cari dana. Padahal yang saya cari adalah buku tentang science journalism untuk ‘melaporkan’ hal-hal ilmiah ke orang awam supaya awam bisa mengikuti perkembangan ilmu.
Saya memang mencari buku-buku seperti ini untuk mencari tahu bagaimana menulis tentang sains jika si penulis sendiri bukan ilmuwan bidang yang bersangkutan. Saya ambil contoh misalnya Dava Sobel yang banyak menulis tentang astronomi. Atau Mary Roach, penulis buku-buku sains tentang biologi, astronomi, tapi latar belakangnya psikologi.
Nah, buku-buku seperti ini rata-rata dari dan untuk profesi penulis/jurnalis, jadi cocok buat saya yang pengen belajar menulis sains.
Yaudah langsung bahas satu-satu aja…
1. The Art of Science Writing (Dale Worsley & Bernadette Mayer, Teachers&Writers Collaborative New York, 1989, 206 hal)
Buku ini ditulis utamanya untuk guru bidang sains dan matematika, tetapi selain itu juga untuk siapa saja yang tertarik belajar menulis tentang sains. Intinya tentang bagaimana menulis dapat membantu seseorang berpikir lebih jernih tentang sains/matematik dan bagaimana melatih skill ini. Isinya kurang lebih seperti buku Writing to Learn dari William Zinsser (https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=123364913395742&id=110094584722775) yang pernah saya review sebelumnya. Selain memberi contoh-contoh esai dari para profesional seperti Darwin, Einstein, Carl Sagan, atau Stephen Jay Gould, buku ini juga mencontohkan esai karya para murid SMA yang dinilai sangat baik.
Selain itu buku ini juga berisi arahan praktis bagi para guru tentang bagaimana menerapkan latihan menulis di kelas sains/matematik.
2. Ideas Into Words: Mastering the Craft of Science Writing (Elise Hancock, Johns Hopkins Univ.Press, 2003, 151 hal)
Buku ini ditulis oleh mantan editor Johns Hopkins Magazine, dengan kata pengantar dari muridnya, penulis buku The Man Who Knew Infinity (tentang matematikawan Srinivasa Ramanujan, terbitan 1991, difilmkan tahun 2015).
Menurut saya yang paling berharga dari buku ini adalah saran Hancock tentang rangkaian mindset yang perlu di’setel’ sebagai penulis sains, antara lain:
1. Jangan terintimidasi oleh materi yang asing. It’s okay to be a beginner.
Begitu kita bilang pada diri sendiri “Ah, nggak ngerti”, hal itu jadi kenyataan. Jadi jangan mikir seperti itu. Lebih baik katakan pada diri sendiri “Saya pemula”. Dengan begitu kita menyiapkan diri untuk belajar.
2. Stay in learning mode & cultivate curiosity. Gunakan kesempatan (menulis) ini untuk belajar dan terus mencari tahu.
3. Everything is interesting. Jika kita menganggap suatu topik itu membosankan, itu karena kita nggak cukup tahu tentang topik tsb.
4. The reader is smart. Jangan merendahkan pembaca dengan ‘dumbing down’ tulisan kita.
3. A Field Guide for Science Writers (Deborah Blum & Mary Knudson, Oxford Univ.Press, 1997, 287 hal)
Buku ini berisi kumpulan artikel dari puluhan penulis sains, terbagi dalam beberapa bagian:
1. Getting Started, berisi tentang bagaimana bekerja sebagai penulis/reporter sains di suratkabar, majalah, jurnal perdagangan, jurnal ilmiah, televisi. Juga membahas tentang menulis buku sains (populer), bagaimana bekerjasama dengan ilmuwan (menjadi co-author buku), tentang komunikasi sains oleh ilmuwannya sendiri, dan tentang persoalan freelancing.
2. Techniques of the Trade, membahas berbagai hal yang berkaitan dengan teknik kepenulisan sains. Tentang struktur cerita, investigative journalism, pengambilan sumber, penggunaan data, statistik, dan penulisan opini.
3. Covering the Stories in Science, membahas penulisan sains di berbagai bidang, seperti kesehatan, psikologi, neurosains, lingkungan, fisika, astronomi, teknologi, dll.
4. Working Outside the Media, membahas penulisan/reportase sains di institusi pendidikan, pemerintahan, museum, laboratorium, lembaga non profit, dan industri.
4. The Science Writers’ Handbook: Everything You Need to Know to Pitch, Publish, and Prosper in the Digital Age (The Writers of SciLance, Da Capo Lifelong Books, 2013, 308 hal)
Buku ini juga berisi kumpulan artikel dari penulis sains, tapi lebih fokus ke hal-hal teknis: teknik kepenulisan, mencari ide tulisan dan berita, bagaimana bekerja dengan editor, bagaimana menawarkan tulisan ke penerbit, bagaimana suka duka profesi penulis (sains) dan work-life balance, tentang bayaran, royalti, kontrak dll.
Semua buku di atas membahas tema yang sama tapi tidak persis, makanya saya satukan dalam satu postingan supaya saling melengkapi satu sama lain.