Seiring teknologi artificial intelligence yang semakin maju dan canggih, bagaimana dampaknya terhadap kehidupan umat manusia, dan apa yang seharusnya kita lakukan?
Buku ini mencoba mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan ini.
The Age of A.I and Our Human Future
Henry Kissinger, Eric Schmidt, Daniel Huttenlocher
Little Brown and Company (2021)
254 hal
Henry Kissinger adalah mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat jaman presiden Nixon.
Awalnya heran juga, kok bisa menulis buku tentang A.I? Ternyata di awal buku diceritakan bahwa 5 tahun sebelumnya beliau ini diminta berbicara dalam suatu konferensi tentang A.I. Tadinya beliau menolak ikut, karena di luar area of expertise. Tapi setelah berdiskusi dengan “one of the authors” (saya menduga Daniel Huttenlocher), bahwa di masa depan A.I akan merambah segala penjuru kehidupan, Kissinger ikut dalam konferensi tsb.
Buku ini merupakan pengembangan dari diskusi mereka ini, bersama dengan Eric Schmidt (Google/Alphabet).
Hasilnya adalah buku yang agak unik, membahas bagaimana dampak A.I dari sudut pandang keamanan nasional (Kissinger), akademisi (Huttenlocher, profesor computer science MIT), dan pebisnis/industri (Schmidt). Bahkan tanpa disebutkan ‘bab ini ditulis si A/B/C’ bisa ketahuan siapa penulisnya karena topik dan gaya tulisannya beda banget.
Terdiri dari 7 bab
1.Where We Are
berisi tentang perkembangan teknologi A.I sampai saat buku ditulis. Salah satunya cerita ttg AlphaZero kemarin itu, juga tentang GPT-3, A.I yang bisa menghasilkan teks.
2.How We Got Here: Technology and Human Thought
memaparkan sejarah manusia memformulasikan pemikiran, dan bagaimana saat ini A.I muncul dengan kemampuan yang di satu aspek bisa menggantikan manusia.
3.From Turing to Today and Beyond
berisi sejarah computer science
4.Global Network Platforms
menceritakan tantangan-tantangan global network platform seperti Google dan Facebook yang harus tarik menarik antara kepentingan bisnis dengan dampak sosial politik.
5.Security and World Order
membahas tentang hubungan luar negeri, keamanan nasional/internasional, senjata nuklir, dan apa yang harus dipikirkan dalam menghadapi penerapan A.I dalam militer.
6.A.I and Human Identity
mempertanyakan dampak perkembangan A.I yang semakin canggih terhadap identitas kita sebagai manusia.
7.A.I and the Future
berisi rangkuman dari semua yang sudah dibahas di bab-bab sebelumnya, dan menyimpulkan bahwa semua yang berkepentingan perlu berembuk dan sama-sama memikirkan etika, regulasi, dan adaptasi terhadap teknologi A.I yang hanya akan semakin canggih di masa depan.
Catatan: kalau mencari buku yang membahas perkembangan teknologi A.Inya sendiri, ini bukan buku yang tepat. Dan menurut saya, dengan tema yang sama, lebih baik (dan menarik) baca buku Life 3.O dari Max Tegmark (https://www.facebook.com/bookolatte/posts/pfbid02YTYX1d7fZ3mFikTq9NfnztxiHj5CGaNUKMtCAT1o7dno6rG2qPjv6N3ExWYH2dZHl).