Physics of the Future: How Science Will Shape Human Destiny and Our Daily Lives by the Year 2100
Michio Kaku
Doubleday (2011)
416 hal
Bayangkan suatu hari di masa depan di tahun 2100, ketika teknologi sudah sangat maju. Anda bangun pagi disapa oleh software yang mengingatkan jadwal anda dalam sehari. Sambil menggosok gigi, sensor di dinding akan menganalisa DNA dan protein di dalam tubuh untuk mendeteksi apakah ada penyakit. Lalu dengan alat khusus, anda mengontrol semua alat elektronik di rumah-cerdas anda dengan gelombang otak. Anda terhubung langsung dengan Internet lewat kacamata khusus yang memproyeksikan layar komputer langsung ke retina. Jika anda harus bepergian, tersedia mobil magnetik supercepat untuk membawa anda ke tujuan, otomatis tanpa harus disetir.
Terdengar seperti skenario film futuristik? Dalam buku Physics of the Future ini, Michio Kaku, profesor fisika teori dari City University of New York, mengatakan bahwa semua hal di atas adalah sesuatu yang mungkin dicapai di abad 22. Bukan sekadar angan-angan, karena teknologi menuju hal-hal tersebut memang sudah mulai dirintis, dan ia menjelaskannya secara rinci di dalam buku ini.
Sejak era ’80an, Michio Kaku telah aktif menjadi komunikator sains yang produktif. Sebagai seorang fisikawan teori, selain melakukan riset dan mengajar di beberapa universitas, ia juga menulis banyak buku sains populer, dan kerap muncul di berbagai acara TV, radio, atau film bertema sains, menjadi narasumber atau bahkan pembawa acaranya.
Anak sekarang mungkin lebih mengenal nama Neil deGrasse Tyson, tetapi bagi banyak ilmuwan muda, Michio Kaku berjasa menumbuhkan ketertarikan mereka semasa sekolah pada fisika dan sains pada umumnya.
Buku Physics of the Future menceritakan pencapaian-pencapaian di dunia sains dan teknologi pada saat ini dan bagaimana prediksi ke depannya, berdasarkan wawancara Kaku dengan ratusan ilmuwan pakar di bidangnya masing-masing. Buku ini dibagi menjadi beberapa bab yang masing-masing terfokus pada bidang tertentu : Computer, Artificial Intelligence, Medicine, Nanotechnology, Energy, Space Travel, Wealth, dan (Future of) Humanity. Setiap bab terbagi lagi menjadi 3 bagian, berdasarkan era Near Future (sekarang – 2030), Midcentury (2030 – 2070), dan Far Future (2070 – 2100).
Untuk menarik perhatian awam, Kaku seringkali mengaitkan sains dengan pop-culture yang dikenal luas. Sambil bercerita tentang hal-hal teknis, sesekali ia mengambil contoh dari film Star Trek atau Star Wars.
Buku ini diterbitkan tahun 2011, dan banyak prediksinya yang sudah terwujud, bahkan lebih cepat dari yang diperkirakan. Contohnya tentang ‘mixing real and virtual reality’ yang diperkirakan baru akan ada setelah 2030, sekarang sudah mulai terlihat wujudnya (baca tentang Facebook Metaverse), augmented reality sudah diterapkan dalam kemiliteran, pariwisata dan dunia hiburan. Teknologi yang menggunakan gelombang otak sudah mulai dirintis dan menunjukkan hasil (baca tentang Elon Musk & Neuralink, atau tentang riset implantasi otak yang bisa ‘menerjemahkan’ pikiran seorang yang lumpuh total menjadi kata-kata).
Jangan lupa kemajuan pesat rekayasa genetik setelah penemuan teknologi CRISPR-Cas9 tahun 2012, yang di buku ini diprediksi baru akan terjadi di midcentury bahkan far future. Space travel sudah di depan mata (baca tentang SpaceX, Blue Origin, Virgin Galactic). Bahkan langkah menuju tercapainya fusi nuklir juga semakin dekat, yang akan membawa perubahan besar dalam pengadaan energi yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan buku ini sangat menarik, tapi ada satu yang ingin saya soroti, ketika Kaku menjelaskan tentang kemajuan pesat Eropa setelah Abad Kegelapan.
“What happened? It’s clear: Science and technology happened. They are the engines of prosperity,” tulisnya. Sains dan teknologi adalah pendorong kemakmuran suatu bangsa.
Silakan mengabaikan sains dan teknologi, katanya, tapi tanggung sendiri resikonya.
Jadi kalau mau maju, jangan tertinggal dalam soal belajar sains dan teknologi. Jangan hanya jadi penonton dan konsumen yang hanya bisa berangan-angan “Kapan bangsa kita bisa seperti itu?”.