*Mari memahami hutang negara dan inflasi secara asyik!*
The Cartoon Introduction to Economics, Volume Two: Macroeconomics
Penulis: Grady Klein dan Yoram Bauman, Ph.D
Penerbit: Hill and Wang, New York, 2011
Komik ini adalah lanjutan dari buku pertama yang membahas mikroekonomi. Banyak orang mengira, bahwa urusan ekonomi negara memiliki aturan dan logika yang sama dengan ekonomi rumah tangga. Karena itu banyak sekali yang nyinyir soal hutang luar negeri Indonesia. Dalam rumah tangga, berhutang adalah tindakan buruk. Namun dalam skala negara, asalkan hutang dikelola baik dan digunakan untuk modal produktif, hutang jadi sangat menguntungkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Buku ini terbagi jadi tiga bagian: Ekonomi negara, Perdagangan antar negara, dan akhirnya ekonomi dunia. Masing-masing bagian terbagi lagi. Ada pembahasan mengenai pengangguran (kenapa terjadi resesi dan depresi ekonomi?), tentang uang dan inflasi (kenapa orang marah kalau gaji dipotong, tapi ga masalah kalau sebenarnya nilai uangnya terpotong inflasi?), tentang GDP (bagaimana cara mengukur kesejahteraan rakyat?), kompleksnya keseimbangan valuta asing dan perdagangan antar negara, sampai resep mengurangi tingkat kemiskinan.
Buku ini berupa komik, jadi semua masalah ekonomi yang rumit itu sudah disederhanakan dan disampaikan secara jenaka. Tapi tetap saja cukup sulit untuk memahami beberapa konsep, terutama karena konsepnya saling berkait satu sama lain dan bertentangan dengan intuisi umum. Misalnya soal inflasi. Secara kasat mata, harga barang jaman dulu jauh lebih murah daripada sekarang (enak jamanku, toh?). Tapi jika dihitung dengan benar, harga beberapa barang justru jauh lebih murah saat ini daripada jaman dulu. Lho kok bisa begitu?
Karena itu, mari belajar makroekonomi agar lebih paham mengenai keuangan negara. Saya pribadi setelah membaca buku ini jadi semakin kagum pada ibu Sri Mulyani, srikandi keuangan kita. Bu Ani bukan hanya paham teori, tapi juga sudah membuktikan keahliannya dalam praktek. Ga heran kalau berkali-kali dapat penghargaan sebagai menteri keuangan terbaik 👍👍
Hanya satu kekurangan buku ini, yaitu saya kurang suka gaya gambarnya. Tapi ini selera pribadi 😊